Anda bukan seorang penganut seks pranikah, oleh sebab itu Anda tak akan melakukan hubungan seksual dengan si dia sebelum Anda menikahinya. Tetapi, bagaimana ya, cara mengetahui bahwa ia adalah orang yang hangat, dapat diandalkan, dan mampu memuaskan Anda dalam urusan seks? Bagaimana pun juga, seks adalah bagian dari perkawinan yang tak boleh disepelekan. Enggak lucu kan, kalau Anda sudah mengikat diri dengannya, namun si dia ternyata hanya mementingkan kepuasannya sendiri? Ternyata, untuk mengetahui kualitasnya di atas ranjang, Anda tak harus mempraktekkannya lebih dulu. Simak empat cara menggali kualitas dirinya, cukup dengan mengamati perilaku dan gaya hidupnya. 1. Ia melakukan banyak pencapaian dalam hidupnya Coba perhatikan, bagaimana si dia memandang kegiatannya dari hari ke hari. Apakah ia begitu intens dengan pekerjaannya? Apakah ia telah menetapkan target yang ambisius? Apakah etika kerjanya sangat berkesan untuk rekan kerja maupun atasannya? Apakah ia begitu bergairah dengan hidupnya, ataukah ia cukup puas hanya dengan menjadi karyawan dan mendapat gaji tiap bulan? 2. Ia memperlakukan seks secara santai Seks memang bisa menjadi ekspresi perasaan cinta yang meluap-luap, namun kadang kala sesi bercinta menjadi hebat karena seks memang menyenangkan. Semakin rileks pandangannya tentang kehidupan seksnya, ia juga tak akan terlalu mempermasalahkan gaya apa yang tidak pantas dilakukan, atau bahwa wanita juga bisa enggak mood. Segala hal yang berkaitan dengan pasangan, buatnya bisa dikompromikan. 3. Ia selalu menatap mata Anda Kemampuan seseorang menatap mata lawan bicara biasanya dikaitkan dengan kepercayaan diri. Karena itu, Anda dapat mengamati caranya menatap Anda. Apakah ia menatap mata Anda, dan bukan bagian lain dari tubuh Anda? Apakah ia cukup berani untuk mengajak Anda berkencan? Apakah ia selalu memegang janjinya? Ataukah ia sering mengecewakan Anda, dan membuat alasan yang tidak masuk akal? Apakah ia mampu mengekspresikan perasaan yang sebenarnya, atau ia hanya mengulang apa yang Anda katakan?
4. Apakah ia orang yang spontan?Tentu Anda masih ingat ketika gairah meluap-luap terkadang junior tetap saja terlelap. Ini karena tidak semua bagian tubuh bisa kita kendalikan, termasuk "si junior".
Penis memang tidak seperti tangan atau kaki yang bisa kita kendalikan. Penis hanya menjawab perintah dari pusat saraf yang tidak selalu berada di bawah kontrol sadar kita. Penis berada di bawah sistem saraf otonom, yang juga mengatur detak jantung dan tekanan darah.
Saat tertidur, penis sering kali mengalami ereksi. Hal ini bukan karena Anda sedang bermimpi erotis karena faktanya, meski Anda mimpi diomeli si bos, "si pedang panjang" tetap terbangun. Ternyata sebabnya adalah karena adanya dorongan dari otak. Olahraga angkat beban atau ketegangan yang membuat pergerakan perut juga bisa menyebabkan junior terbangun.
Kalau si Mr.Happy bisa bangun tanpa perintah Anda, ia pun bisa loyo semaunya. "Penis juga bisa mengecil, terutama akibat udara dingin. Ini karena fungsi ini berada di bawah kendali sistem saraf simpatetik," kata Drogo Montague, MD, ahli urologi dari Cleveland Clinic, AS.
Reaksi stres psikologis juga menyertakan sistem saraf simpatetik dan stres punya pengaruh yang sama terhadap penis, seperti halnya udara dingin. Hal itu dikatakan Montague. Saat Anda merasa rileks dan sedang tanpa beban, penis bisa terlihat lebih besar dibanding saat sedang stres. Dengan kata lain, penis bisa menjadi barometer dari sistem saraf simpatetik.





